Jakarta, 29 September 2026 – Mazda CX-6e hadir sebagai SUV listrik terbaru yang menggabungkan kenyamanan berkendara dengan sederet teknologi untuk mengurangi beban pengemudi. Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah sistem bantuan pengemudi yang dapat membantu menjaga posisi kendaraan tetap berada di dalam lajur. Teknologi tersebut dirancang terutama untuk memberikan kenyamanan ketika melakukan perjalanan jauh di jalan bebas hambatan. Mazda juga melengkapi mobil listrik ini dengan berbagai sistem digital yang dapat dioperasikan tanpa banyak mengalihkan perhatian dari jalan.
Salah satu teknologi tersebut adalah Lane-Keep Assist System dengan Steering Support. Sistem dapat mendeteksi ketika kendaraan mulai keluar dari jalur dan memberikan koreksi pada kemudi untuk mengarahkan mobil kembali menuju posisi yang lebih aman. Fitur ini dapat mengurangi beban pengemudi ketika menempuh perjalanan panjang, meskipun pengemudi tetap bertanggung jawab penuh terhadap kendaraan. Mazda CX-6e juga dibekali Mazda Radar Cruise Control untuk membantu mempertahankan kecepatan dan mendukung kenyamanan perjalanan.
Teknologi lainnya yang membuat pengoperasian kendaraan lebih praktis adalah sistem perintah suara dan gestur. Pengemudi dapat menjalankan sejumlah fungsi dengan perintah suara atau gerakan tangan tanpa harus terus-menerus menyentuh tombol. Sistem tersebut dapat digunakan untuk memilih rute yang tersimpan hingga mengatur fungsi hiburan. Pendekatan ini memungkinkan pengemudi tetap lebih fokus terhadap kondisi jalan selama perjalanan.
CX-6e juga membawa layar sentuh berukuran 26,45 inci dengan resolusi 5K pada spesifikasi tertentu. Layar berukuran besar tersebut menjadi pusat untuk mengakses navigasi, media, dan berbagai pengaturan kendaraan serta mendukung Apple CarPlay dan Android Auto. Mazda turut menyediakan head-up display berukuran besar yang menampilkan informasi penting dalam bidang pandang pengemudi. Informasi seperti batas kecepatan dan petunjuk navigasi dapat ditampilkan sehingga pengemudi tidak perlu terlalu sering mengalihkan pandangan.
Aspek keselamatan juga mendapat perhatian melalui sejumlah sistem bantuan berkendara. Mazda menyediakan Rear Collision Warning untuk memantau kendaraan yang datang dari belakang serta Rear Cross Traffic Alert ketika pengemudi melakukan manuver mundur. Kamera dan sensor pada kendaraan bekerja untuk memberikan informasi mengenai kondisi di sekitar mobil. Struktur bodi berkekuatan tinggi dan sembilan kantong udara juga menjadi bagian dari perlengkapan keselamatan CX-6e pada pasar tertentu.
Untuk menunjang kenyamanan kabin, Mazda menyediakan sistem pengatur suhu yang dapat digunakan penumpang depan maupun belakang. Terdapat pula sistem audio premium dengan 23 speaker, panoramic glass roof, kursi depan dengan pemanas dan ventilasi, serta pengisi daya telepon nirkabel pada spesifikasi tertentu. Beberapa varian bahkan menawarkan kaca spion samping dan tengah digital untuk memperluas bidang pandang, termasuk ketika kondisi malam atau bagasi penuh. Seluruh teknologi tersebut diarahkan untuk menciptakan perjalanan yang lebih praktis bagi pengemudi dan penumpang.
CX-6e sendiri merupakan model kedua dalam lini kendaraan listrik baterai hasil kolaborasi global Mazda setelah Mazda 6e. Model tersebut dikembangkan dari EZ-60 yang sebelumnya diperkenalkan di Shanghai dan disesuaikan dengan karakter berkendara Mazda, termasuk penyetelan untuk pasar Eropa. Mazda menggabungkan filosofi Jinba-ittai dengan teknologi elektrifikasi dan sistem bantuan berkendara modern. Kehadiran berbagai fitur tersebut membuat CX-6e lebih berorientasi pada kenyamanan dan kemudahan penggunaan tanpa menghilangkan keterlibatan pengemudi selama perjalanan.